Kumpulan Motivasi Hikmah

Senin, 09 Juli 2012

Apa yang ada dalam pikiran Anda mengenai kata Dendam ?

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Apa yang ada dalam pikiran Anda mengenai kata Dendam ? Dendam di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan: dendam adalah berkeinginan keras untuk membalas (kejahatan dsb);
Mendengar kata ini rasanya begitu tabu dan menyeramkan. Hampir semua orang akan sependapat kalau kata ini identik dengan sesuatu yang negatif. Kekerasan, kekejaman, dan hasrat ingin membalas secara lebih buruk lagi dan kasar. Bahkan cenderung menjurus ke arah kriminalitas.
Perasaan dendam biasanya muncul ketika seseorang merasa didzalimi, dikhianati, dihina, diremehkan, dan semua hal yang sifatnya merugikan atau menimbulkan rasa kecewa atau sakit bagi orang tersebut. Keinginan untuk membalas ini akan semakin besar ketika melihat orang yang menyakitinya berada dalam kesenangan. Biasanya orang yang menaruh dendam akan merasa orang tersebut bahagia diatas penderitaan orang lain.
Ternyata bagi sebagian orang, rasa dendam ini justru menjadi suatu senjata untuk mendapatkan hal yang lebih dari yang pernah dia dapatkan sebelumnya.. Siapa sangka ada orang yang sukses justru karena mengenang caci maki yang pernah orang lain lakukan sebelumnya.. Siapa sangka ada seorang laki-laki yang berhasil meraih kesuksesan justru karena dia mengingat pengkhianatan yang dilakukan oleh pasangannya terdahulu.. Dan banyak lagi hal-hal luar biasa yang diawali oleh rasa dendam..
Dendam, dibalik hal-hal negatif yang menyertainya, memberikan sebuah energi baru.. Energi ini memiliki kekuatan yang sangat besar. Bisa dikatakan energi ini mampu membuat orang yang memilikinya merubah segala sesuatu yang ada disekitarnya menjadi sesuai dengan apa yang diinginkannya.
Seperti cerita yang akan disajikan berikut ini.
Pemuda Pekerja Rendahan
Tersebutlah seorang pemuda miskin, bertempat tinggal di negara Arab. Dia bekerja sebagai pekerja rendahan di salah satu perusahaan minyak terkemuka di sana.
Hari demi hari dia lalui dengan bekerja keras sebagai buruh, gajinya tidak seberapa, hanya cukup untuk makan sehari-hari. Sampai suatu hari dia merasa kehausan, sangat haus, kita bisa membayangkan betapa panas dan gersangnya di Arab sana.
Dia melihat ada botol air minum di meja, ia pun bergegas meminumnya, namun sebelum air menyentuh bibirnya, dia tersentak dengan teriakan seorang insinyur. Heh, jangan kau minum air itu, air ini khusus untuk insinyur. Hentak seorang Insinyur orang Amerika.
Betapa sakit hatinya mendengar teriakan Sang Insinyur. Dirinya merasa terhina, hanya karena dia seorang pekerja rendahan, dia tidak bisa meminum segelas air, padahal dia sangat haus. Pemuda itu pun bergumam apakah karena aku pekerja rendahan dan dia insinyur, sehingga aku tidak boleh meminum segelas air minum.
Sakit Hati Dijadikan Sebagai Motivasi
 Hari demi hari dia jalani seperti biasa, bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun rupanya hinaan yang dia terima masih terngiang di kepalanya. Ada yang luar biasa dari si pemuda ini, dia menjadikan hinaan itu sebagai cambuk untuk memotivasinya untuk menjadi lebih baik.
Tingkat pendidikan yang dia sandang saat itu hanya lulusan SD, namun itu tidak menjadikan ia patah semangat. Dia melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP dan SMA di malam hari. Ya, siang ia bekerja, malam hari dia pergi ke sekolah. Kerapkali ia mengalami kelelahan, namun tidak digubrisnya.
Tuhan Merubah Nasib Si Pemuda Miskin
Sampai suatu hari, luluslah ia sebagai siswa lulusan SMA.
Perusahaanpun terkesan dengan kerja kerasnya selama ini, akhirnya iapun mendapatkan beasiswa belajar ke Amerika, tidak hanya S1 dia mendapatkan beasiswa hingga S2.
Singkat kata, ia lulus menyandang gelar S2 lulusan Universitas di Amerika. Ia dipanggil oleh perusahaan minyak dimana ia mengabdikan diri untuk kembali bekerja, namun tidak untuk menjadi pegawai rendahan, ia ditugaskan menggantikan posisi wakil direktur sebelumnya. Jabatan tertinggi yang bisa diduduki oleh orang lokal pada saat itu.
Rupanya Allah merubah nasib si pemuda dan insinyur yang dulu menghina dia. Kini dia menjadi atasan dari seorang insinyur yang dulu pernah melarang dia meminum air.
Ada kejadian yang sungguh mengharukan, ketika si pemuda dimintai ijin oleh insinyur orang Amerika itu, ia meminta ijin untuk libur “Aku ingin mengajukan izin liburan. Aku berharap Anda tidak mengaitkan kejadian air di masa lalu dengan pekerjaan resmi ini. Aku berharap Anda tidak membalas dendam, atas kekasaran dan keburukan perilakuku di masa lalu”
Bagi sebagian besar orang tentu akan berpikir untuk balas dendam atas sakit hati yang dialaminya.
Namun sungguh mulia hati pemuda itu, dia tidak membalas sakit hatinya, melainkan berterima kasih atas hinaan yang didapatnya ketika itu. Dia berkata “Aku ingin berterimakasih padamu dari lubuk hatiku paling dalam karena kau melarang aku minum saat itu. Benar, dulu aku benci padamu. Tapi, setelah izin Allah, kamulah sebab kesuksesanku hingga aku meraih sukses ini.”
Hikmah dari Cerita diatas
Sungguh luar biasa, kini ia memetik buah dari hasil kerja keras, kesabaran dan sikap positifnya.
Saya teringat firman Allah SWT “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS 13:11
Si Pemuda Miskin tadi berhasil merubah nasibnya dari orang miskin menjadi orang terhormat, melalui kerja keras, kesabaran dan keikhlasannya dalam menjalani hidup.
Lalu, apakah hanya berhenti sampai disitu saja? Tidak, karirnya merangkak naik hingga ia menjabat sebagai Direktur. Sebuah jabatan yang kerapkali diduduki oleh Insinyur dari Amerika.
Dari cerita inspiratif diatas, kita bisa menarik benang merah bahwa:
Bukan masalah yang menjadi hambatan kita untuk maju, tapi sikap kita dalam menghadapi masalah tersebut. Setiap orang memiliki masalah yang berbeda bahkan sama, namun kenapa ada yang gagal dan berhasil. Letak perbedaannya pada sikap positif dalam menghadapi masalah.
Kisah dua orang di atas menyadarkan kita untuk tidak sombong dan putus asa. Jika saat ini kita sedang berada di puncak kesuksesan, janganlah sombong, begitupun sebaliknya ketika sedang berada dibawah, terhina, tersiksa oleh keadaan, janganlah putus asa, ubahlah nasib dengan kerja keras, kesabaran dan keikhlasan, niscaya Alloh akan merubahnya.
Siapakah Pemuda Itu?
 Cerita diatas adalah kisah nyata dari Ali bin Ibrahim Al-Naimi  seorang pemimpin perusahaan minyak terbesar di Saudi Arabia, Aramco  (Arabian American Oil Company). Di tangannya perusahaan ini semakin menggurita dan kepemilikan Arab Saudi semakin dominan. Saat ini Aramco menghasilkan 3.4 juta barrels (540,000,000 m3) dan mengendalikan lebih dari 100 ladang migas di Saudi Arabia dengan total cadangan 264 miliar barrels (4.20×1010 m3) minyak dan 253 triliun cadangan gas.
Dengan prestasinya itu, Raja Arab memberikan kepercayaan kepada dia sebagai Menteri Perminyakan dari tahun 1995 sampai saat ini (2011).
***
Ada sebagian orang yang tidak berfikir ke arah yang positif seperti Ali bin Ibrahim Al-Naimi yang mengubah rasa sakit atau energi negatif menjadi suatu senjata yang ampuh baginya hingga menuju jalan kesuksesan.  Seperti yang ada dalam Surah Yusuf ayat 87: ”dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir”. Dan juga dalam Surah Al-Imran ayat 139: “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman”.
Semoga kisah di atas memberi manfaat dan dampak positif bagi kita semua yang perlu belajar tanpa henti demi meraih keberhasilan.
Sumber :  www.inspiratif.com dan sumber lainnnya.

Berikut ini adalah kisah atau dongeng menarik yang cocok untuk di sampaikan kepada anak anak, remaja, pemuda bahkan pada orang tua, pria muda dan wanita. Kisah hikmah, Kisah renungan bisa membuat kita sadar dan bisa jadi hiburan, begitu pula dengan kisah lucu, cerita humor yang bisa di jadikan hiburan juga sebagai pelajaran.  Saya berharap dengan kisah ini nantinya kita semua bisa mengambil hikmah dan pelajaran untuk kemudian kita ambil hikmahnya sebagai bekal untuk hidup baik di masa sekarang dan yang akan datang, amin... Selamat Membaca dan semoga bermanfaat. Jangan lupa jika kisah ini bagus dan bermanfaat silahkan beritahu teman jika kurang bermanfaat silahkan hubungi admin . -----------------------------------------------

Apa yang ada dalam pikiran Anda mengenai kata Dendam ? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Majalah Bisnis

0 komentar:

Posting Komentar