Kumpulan Motivasi Hikmah

Rabu, 18 Juli 2012

Indonesia kini sedang dahaga rohani, lebih dari sekadar formalitas ritualagama.


SAAT-SAAT PENUH RAHMAT

Bagai kerontangnya bumi karena kemarau panjang, sebagian manusia Indonesia kini sedang dahaga rohani, lebih dari sekadar formalitas ritualagama. Kekecewaan kita dengan amat jelas menunjukkan ada sesuatu yangharus dibenahi sehubungan dengan fondasi hidup kita. Penderitaan dengan jelas menyingkapkan bahwa ada yang melenceng dari persepsi kita terhadap hakikat hidup.

Di tengah kemelut ketidakpuasan, hasutan, kerusuhan, penghancuran, kejahatan, kita merasa semakin takut. Mulai dari rasa takut kehilangan pekerjaan - yang berarti hilang penghasilan - sampai rasa takut pada kematian. Di sisi lain, tangan kita mungkin bersih dari tindak perusakan atau pembunuhan, tetapi toh terselip keberingasan dan kebencian di dalam hati yang selalu kita sembunyikan di balik "topeng" kepalsuan.

Stop segala kegilaan ini! Mari kita peluk kegilaan lain: gila cinta kasih. Susuri kembali jalanNya karena Dialah sumber kesembuhan bagisegala kegalauan rohani kita itu.

Memang, warna hidup senantiasa tergantung pada rona "kacamata" yang kita pasang. "Kacamata" kelabu mengubah segala sesuatu tampak serbakelabu. Hidup pun tertatap suram. "Kacamata" bening menjadikan segala sesuatu tampak serbacerah. Hidup pun terpantul indah.

"Kacamata" buruk sangka dan kebencian menjerumuskan kita ke dalam hidup penuh rasa dendam dan curiga. "Kacamata" kedamaian akan membimbing kita ke dalam hidup penuh kedamaian.

Hidup tentu menjadi baik kalau dipandang dari sudut yang baik. Berpikir baik tentang diri sendiri, berpikir baik tentang orang lain, berpikir baik tentang keadaan, berpikir baik tentang Tuhan.
SAAT-SAAT PENUH RAHMAT
Berpikir baik niscaya berbuah baik. Relasi antaranggota keluarga dipenuhi kehangatan. Relasi antarkawan diwarnai rasa saling percaya. Relasi antartetangga dijalini keakraban. Pekerjaan menjadi menyenangkan. Dunia menjadi ramah. Hidup menjadi indah.

Kesadaran akan semua itu pastilah harus ditumbuhkan, berbareng niat yang bulat untuk mewujudkannya. Memperkuat diri dengan keimanan dan hati nurani, itulah jalan penuh rahmat.

Bercakap-cakaplah dengan Tuhan berdua. Setelah itu, ajaklah teman. Sertakan pula "musuh" untuk ikut bercengkerama bersama denganNya. Lalu, baurkan diri dengan kenyataan. Hadapi angkara murka dengan pelukan persahabatan. Ringankan hati untuk memaafkan kekhilafan. Setelah itu mudah-mudahan kita semua terbebas dari segala kegilaan ini. Semoga Tuhan selalu bersama kita (SB-intisari)
***************************************************************
Tahukah Anda !.

Jika anda mampu berteriak selama 8 tahun, 7 bulan, 6 hari
maka anda memiliki cukup energi suara untuk memanaskan
secangkir kopi panas.
*************************************************************
Kata Bijak Hari Ini.

Apakah hakikat segala keindahan di dunia ini? Mereka laksana
ranting yang bergoyang terpantul di sungai kecil. Keindahan
itu adalah bayang-bayang Kebun Abadi yang tinggal
tak pernah layu di dalam setiap hati Insan sejati
(Jalaluddin Rumi)
*************************************************************
Motivasi_Net's Cool Site Of The Day,

Jaringan Perpustakaan Lingkungan Hidup
http://www.jplh.or.id
***************************************************************

 Kata Bijak Kata Mutiara Kata Hikmah Kata Nasehat Berikut ini adalah kisah atau dongeng menarik yang cocok untuk di sampaikan kepada anak anak, remaja, pemuda bahkan pada orang tua, pria muda dan wanita. Kisah hikmah, Kisah renungan bisa membuat kita sadar dan bisa jadi hiburan, begitu pula dengan kisah lucu, cerita humor yang bisa di jadikan hiburan juga sebagai pelajaran.  Saya berharap dengan kisah ini nantinya kita semua bisa mengambil hikmah dan pelajaran untuk kemudian kita ambil hikmahnya sebagai bekal untuk hidup baik di masa sekarang dan yang akan datang, amin... Selamat Membaca dan semoga bermanfaat. Jangan lupa jika kisah ini bagus dan bermanfaat silahkan beritahu teman jika kurang bermanfaat silahkan hubungi admin . →←®™

Indonesia kini sedang dahaga rohani, lebih dari sekadar formalitas ritualagama. Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Majalah Bisnis

0 komentar:

Posting Komentar