Kumpulan Motivasi Hikmah

Senin, 23 Juli 2012

Kedengkian (hasad) itu seperti makanan asin yang senantiasa merapuhkan tulang

 "Ataukah mereka dengki pada manusia atas apa yang
Allah karuniakan kepadanya?"
Kedengkian (hasad) itu seperti makanan asin yang senantiasa
merapuhkan tulang. Hasad itu juga seperti penyakit kronis yang selalu
menggerogoti tubuh pelan-pelan hingga rusak dan membusuk. Ada
ungkapan: "Tak ada yang menyenangkan dari seorang pendengki, karena
ia akan selalu menjadi musuh dalam selimut". Ada pula orang-orang yang
berkata seperti ini: "Celaka benar seorang pendengki; memulai dengan
persahabatan dan mengakhiri dengan pembunuhan."
Saya berusaha mencegah diri pribadi saya dan juga Anda agar tidak
mengidap penyakit dengki. Ini merupakan wujud kasih sayang saya terhadap
diri saya sendiri dan terhadap Anda sebelum dapat mencurahkan kasih
sayang kepada orang lain. Bagaimanapun, dengan dengki terhadap orang
lain, kita sama halnya dengan memberi makan kegalauan kepada dagingdaging
kita, memberi minum kegelisahan kepada darah kita, dan
menebarkan rasa kantuk pelupuk mata kita kepada orang lain.
Seorang pendengki, ibarat orang yang menyalakan pemanggang roti,
lalu setelah panas ia menceburkan dirinya sendiri ke dalam pemanggang

itu. Keresahan, kecemasan dan kegelisahan hidup merupakan penyakitpenyakit
yang dllahirkan oleh sifat dengki untuk mengakhiri ketentraman,
kesejahteraan, dan kebahagiaan hidup. Bencana besar yang menimpa seorang
pendengki adalah dikarenakan ia selalu melawan qadha' (ketentuan Allah),
menuduh Allah tidak adil dalam kebijakan-Nya, melecehkan syariat,
dan selalu menyeleweng dari ajaran-ajaran yang disampaikan oleh
Rasulullah.
Sungguh, kedengkian itu merupakan penyakit yang tidak bakal
mendatangkan pahala, dan juga bukan cobaan yang akan mendatangkan
balasan baik dari Allah bagi para pelakunya. Seorang pendengki akan selalu
panas ketika melihat orang lain mendapatkan kenikmatan dan kelebihan.
Dan itu akan berlanjut sampai ia mati, atau kadang sampai kenikmatan
orang lain tadi sudah tidak ada lagi.
Semua orang boleh diajak bersahabat, kecuali seorang pendengki.
Sebab, seorang pendengki akan selalu membawa kita agar menyepelekan
nikmat-nikmat Allah, menanggalkan semua kepribadian baik kita,
melepaskan ciri kehormatan kita, dan meninggalkan semua sejarah baik
kita. Itulah hahhal yang akan membuat seorang pendengki menerima —
meski mungkin dengan berat hati — Anda sebagai sahabatnya. Akan tetapi,
bukankah kita harus berlindung kepada Allah dari kejahatan seorang
pendengki ketika mendengki? Betapapun, seorang pendengki itu tetap
seperti ular hitam berbisa yang tidak akan pernah diam sebelum
menyemburkan bisanya pada tubuh yang tak berdosa.
Sungguh, saya peringatkan Anda agar jangan sekali-kali mencoba
untuk memiliki rasa dengki. Berlindunglah kepada Allah agar tidak bergaul
dengan seorang pendengki, karena Dia-lah yang selalu mengawasi Anda!


 Kata Bijak Kata Mutiara Kata Hikmah Kata Nasehat Berikut ini adalah kisah atau dongeng menarik yang cocok untuk di sampaikan kepada anak anak, remaja, pemuda bahkan pada orang tua, pria muda dan wanita. Kisah hikmah, Kisah renungan bisa membuat kita sadar dan bisa jadi hiburan, begitu pula dengan kisah lucu, cerita humor yang bisa di jadikan hiburan juga sebagai pelajaran.  Saya berharap dengan kisah ini nantinya kita semua bisa mengambil hikmah dan pelajaran untuk kemudian kita ambil hikmahnya sebagai bekal untuk hidup baik di masa sekarang dan yang akan datang, amin... Selamat Membaca dan semoga bermanfaat. Jangan lupa jika kisah ini bagus dan bermanfaat silahkan beritahu teman jika kurang bermanfaat silahkan hubungi admin . →←®™

Kedengkian (hasad) itu seperti makanan asin yang senantiasa merapuhkan tulang Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Majalah Bisnis