Kumpulan Motivasi Hikmah

Senin, 09 Juli 2012

Kekuatan dari Seekor Semut

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Kekuatan dari Seekor Semut

Semut adalah serangga eusosial yang berasal dari keluarga Formisidae, dan semut termasuk dalam ordo Himenoptera bersama dengan lebah dan tawon. Semut terbagi atas lebih dari 12.000 kelompok, dengan perbandingan jumlah yang besar di kawasan tropis. Semut dikenal dengan koloni dan sarang-sarangnya yang teratur, yang terkadang terdiri dari ribuan semut per koloni. Jenis semut dibagi menjadi semut pekerja, semut pejantan, dan ratu semut. Satu koloni dapat menguasai dan memakai sebuah daerah luas untuk mendukung kegiatan mereka. Koloni semut kadangkala disebut superorganisme dikarenakan koloni-koloni mereka yang membentuk sebuah kesatuan. Semut telah menguasai hampir seluruh bagian tanah di Bumi.
Rahang Semut predator
Dibandingkan dengan ukurannya, semut merupakan makhluk yang kuat dan keras bahkan lebih kuat dari kebanyakan manusa, mari kita perhatikan gambar rahang semut sehingga kita bisa menyadari akan kelemahan kita…
Meskipun ukuran tubuhnya yang relatif sangat kecil, semut adalah hewan terkuat kedua di dunia. Semut jantan mampu menopang beban dengan berat lima puluh kali dari berat badannya sendiri, dapat dibandingkan dengan gajah yang hanya mampu menopang beban dengan berat dua kali dari berat badannya sendiri. Posisi pertama adalah Kumbang Badak dengan kemampuan menopang beban dengan berat 850 kali dari berat badannya sendiri.
Ini bukan sekedar gambar geraham predator, namun hanya seekor semut! Para ilmuwan mengatakan bahwa
semut memiliki dua gigi geraham yang sangat keras sekali yang mampu mangsanya dengan cepat  melebihi  kecepatan rahang buaya. Oleh karena itu,analogi semut dengan ukurannya merupakan salah satu makhluk terkuat dan paling keras yang ada di muka bumi ini. Sungguh anda wahai manusia makhluk lemah yang sombong dan angkuh! Tidakkah anda mau merendah sedikit saja dihadapan makhluk ini yang lebih kuat dari anda sepuluh kali lipat? Allah SWT berfirman:
وخلق الإنسان ضعيفا
“Dan manusia diciptakan dalam keadaan lemah”. ( An-Nisa:28)
***
Ada satu cerita, suatu ketika ada seorang Arab Badui pergi karena sesuatu keperluan, ketika ia merasa sangat letih, penat dan merasa putus asa, maka ia terduduk dan berfikir untuk kembali lagi. Kemudian ia melihat seekor semut yang merangkak naik ke atas batu besar, namun semut tersebut jatuh, kemudian merangkak lagi dan jatuh lagi. Hal ini terjadi berkali-kali, namun si semut tetap mencuba dan berusaha, sehingga akhirnya ia berhasil sampai ke atas batu besar tersebut.
Melihat pemandangan tersebut, orang Arab Badui tersebut berkata dalam hati: “Saya seharusnya lebih patut untuk bersabar dan berusaha keras daripada semut tersebut.” Lalu ia pun melanjutkan perjalanannya kembali, sehingga akhirnya ia pun dapat sampai ke tempat tujuan yang diinginkan, dan ia berkata:
“Cari dan raih, jangan pernah berkeluh-kesah dan bosan dari usaha meraih apa yang kamu inginkan. Karena penyakit orang yang ingin mencari dan meraih sesuatu adalah rasa bosan.”
“Tidakkah kamu lihat tali yang tidak seberapa panjang, namun dapat mengalahkan sebuah batu yang keras?”
Sesungguhnya di dalam kehidupan semut terdapat pengajaran dan teladan bagi orang-orang yang berakal, yaitu kegigihan, kesabaran, tekad kuat, sikap pantang menyerah dan berusaha tanpa mengenal kata letih dan bosan. Semut terkenal mempunyai sikap cerdik yang luar biasa dalam usahanya mendapatkan apa yang diinginkan.
Seorang yang pernah menulis dan meneliti tentang kehidupan semut mengatakan bahwa semut mengumpulkan makanannya dari musim panas hingga musim sejuk. Karena semut tidak banyak keluar pada musim sejuk, maka ia menyimpan makanan musim sejuk dan hanya dimakan ketika benar-benar telah tiba masanya. Dan agar biji-bijian yang ia simpan tidak tumbuh di dalam tempat penyimpanan, maka dengan izin dan kuasa Allah SWT (Zat Yang telah memberikan kepada setiap sesuatu bentuk kejadiannya kemudian memberi bekalnya dengan sesuatu yang dapat dijadikan untuk mencari penghidupan), si semut membelah biji tersebut dari tengah agar tidak tumbuh.
Jika jalan yang dilalui oleh semut terhalang oleh genangan air yang tidak dapat ia lalui, maka ia bersama kawan-kawannya saling bekerjasama membuat semacam jambatan. Jika semut-semut yang lain sudah menyeberang, maka semut-semut yang membentuk semacam jambatan tersebut merapat ke tepi. Maha Suci Zat Yang telah memberikan kepada setiap sesuatu bentuk kejadiannya, kemudian memberi bekal kepadanya dengan akal, instink (naluri) dan bakat semulajadi untuk melanjutkan kehidupannya masing-masing!
Jika seekor semut menemukan sepotong daging atau kaki belalang, namun ia tidak kuat untuk membawa sendiri, maka ia akan pulang ke rumah semut dan memanggil kawan-kawannya yang lain untuk bersama-sama membawa makanan yang ditemukan tersebut.
Semut mampu mengangkat benda seberat 10 kali berat dirinya.

Semut bergerak 24 jam sehari. Kecepatan berjalan semut, 0,5 km/jam dengan volume yang 1/130, maka kecepatan semut seukuran manusia adalah 80km/jam. Dalam berduel semut mampu mengimbangi binatang atau serangga musuh 5 kali lebih besar dari dirinya (kecuali lebah, laba-laba dan lipan)
Apabila diluruskan sarang semut sepanjang 7km. Ternyata binatang yang terlemah dan tak tenar ini sebenarnya adalah yang terkuat di muka bumi. Kalau tidak salah ada juga semut ini disebutkan dalam kitab suci. Kelihatannya pantas karena memang binatang super. Bisa jadi mungkin ada hikmah dibalik kitab suci pada semut, mungkin kita supaya sering merenungkan sifat semut, yang tidak terkenal tapi setia, pekerja, dan kuat.
Semut mempunyai sifat gigih dan kesabaran luar biasa yang dapat menjadi pengajaran bagi orang yang ingin meraih kesuksesan. Bahkan seandainya anda meletakkan sebuah batu di tengah-tengah jalan yang digunakan untuk dilalui oleh kawanan semut, maka mereka akan terhenti, namun tidak akan mundur dan berbalik arah ke belakang lagi. Akan tetapi ia akan tetap menunggu atau berusaha menaiki batu yang anda letakkan tersebut atau berusaha melalui celah-celah yang ada di kanan dan kiri batu atau mencari jalan alternatif lain yang menghala ke arah dan tujuan yang sama, mereka tidak mengenal kata mundur ke belakang dan kembali ke tempat sebelumnya.”
Dalam  ajaran Islam, Umat muslim diperintahkan untuk tidak membunuh semut, berdasarkan hadits riwayat Abu Hurairah Muhammad bersabda bahwa, “Ada seekor seekor semut pernah menggigit salah seorang nabi. Nabi tersebut lalu memerintahkan umatnya untuk mendatangi sarang semut kemudian membakarnya. Tetapi kemudian Allah menurunkan wahyu kepadanya, “Apakah hanya karena seekor semut menggigitmu lantas kamu membinasakan satu umat yang selalu bertasbih.”
Semoga kisah tersebut membawa manfaat bagi kita semua.
 Sumber : www.wikipedia.org dan berbagai sumber lainnya.

Berikut ini adalah kisah atau dongeng menarik yang cocok untuk di sampaikan kepada anak anak, remaja, pemuda bahkan pada orang tua, pria muda dan wanita. Kisah hikmah, Kisah renungan bisa membuat kita sadar dan bisa jadi hiburan, begitu pula dengan kisah lucu, cerita humor yang bisa di jadikan hiburan juga sebagai pelajaran.  Saya berharap dengan kisah ini nantinya kita semua bisa mengambil hikmah dan pelajaran untuk kemudian kita ambil hikmahnya sebagai bekal untuk hidup baik di masa sekarang dan yang akan datang, amin... Selamat Membaca dan semoga bermanfaat. Jangan lupa jika kisah ini bagus dan bermanfaat silahkan beritahu teman jika kurang bermanfaat silahkan hubungi admin . -----------------------------------------------

Kekuatan dari Seekor Semut Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Majalah Bisnis

0 komentar:

Posting Komentar