Kumpulan Motivasi Hikmah

Senin, 23 Juli 2012

Kiat Sukses Membangun Kepercayaan Diri

 Kiat Sukses Membangun Kepercayaan Diri
Banyak ahli menilai, percaya diri merupakan faktor penting yang
menimbulkan perbedaan besar antara sukses dan gagal. Karenanya, tidak
sedikit pula yang memberikan pandangannya mengenai teknik-teknik
membangkitkan rasa percaya diri.
Dalam dimensi yang sangat luas, sukses adalah milik semua orang. Tetapi,
tidak semua orang tahu bagaimana cara mendapatkan atau meraih
kesuksesan. Kebanyakan orang menilai bahwa kesuksesan adalah milik
orang-orang yang ber-IQ tinggi, lulusan sekolah terbaik dan memilih
spesialisasi yang paling terkenal.
Penilaian ini memang tidak sepenuhnya salah, tetapi kita juga harus
melihat fenomena yang lebih luas, bahwa tidak sedikit orang-orang sukses
yang tidak mengenyam pendidikan tinggi. Dengan kata lain, IQ tinggi,
lulusan sekolah terbaik dan spesialisasi yang terkenal hanyalah bagian dari
penunjang kesuksesan.
Di luar kemampuan itu, ada faktor lain yang tidak kalah pentingnya dalam
memprediksi kesuksesan seseorang; itulah yang kita sebut, antusiasme,
hasrat, ketekunan, kerja keras, serta kebulatan tekad seumur hidup yang
dimilikinya.
Sebagian pakar menilai bahwa untuk mencapai sukses, kematangan pribadi
seseorang sangat dibutuhkan. Sebab kematangan pribadi akan
mengantarkan seseorang pada sikap optimis dan kesadaran bahwa apa yang
dicita-citakannya akan mudah diraih.
Di sisi lain, meraih kesuksesan jelas bukanlah perkara gampang. Ketika kita
berusaha untuk meraih apa yang kita inginkan, tentu banyak tantangan
yang harus dihadapi. Ada kalanya seseorang begitu tegar, tetapi tidak
sedikit juga yang patah semangat bahkan menyerah karena merasa tidak
sanggup menghadapi tantangan yang ada di depannya.
Pada saat semacam inilah, rasa percaya diri sangat penting ditumbuhkan.
Banyak ahli menilai bahwa percaya diri merupakan faktor penting yang
menimbulkan perbedaan besar antara sukses dan gagal. Karenanya, tidak
sedikit pula yang memberikan pandangannya mengenai teknik-teknik
membangkitkan rasa percaya diri. Berikut ini adalah beberapa kiat guna
membangun percaya diri.
Pertama, berani menerima tanggung jawab. Gerald Kushel, Ed.D., direktur
The Institute of Effective Thinking, pernah mengadakan penelitian terhadap
sejumlah manajer. Dari penelitian tersebut, Kushel menyimpulkan bahwa ia
menemukan sifat terpenting yang dimiliki oleh hampir semua manajer yang
memiliki kinerja tinggi.
Dan sifat tersebut adalah rasa tanggung jawab yang mendorong mereka
untuk tampil "sempurna" tanpa peduli pada hambatan apapun yang
menghadangnya. Sebaliknya, manajer yang berkinerja buruk dan gagal
mencapai kapasitas maksimumnya cenderung melimpahkan kesalahannya
pada siapa saja.
Kedua, kembangkan nilai positif. Jalan menuju kepercayaan diri akan
semakin cepat manakala kita mengembangkan nilai-nilai positif pada diri
sendiri. Menurut psikolog Robert Anthony, PhD., salah satu cara untuk
mengembangkan nilai-nilai positif adalah dengan menghilangkan ungkapanungkapan
yang mematikan dan menggantinya dengan ungkapan-ungkapan
kreatif. Dia menganjurkan membuat peralihan bahasa yang sederhana tapi
efektif dari pernyataan negatif ke pernyataan positif. Misalnya, mengganti
kata, "Saya tidak bisa," menjadi, "Saya bisa!"
Ketiga, bacalah potensi diri. Segeralah lacak, gali, dan eksplorasi potensi
sukses yang ada pada diri kita. Misalnya dengan bertanya kepada orangorang
terdekat. Termasuk juga mengikuti psikotes dan mendatangi para ahli
seperti psikiater, dokter bahkan kiai untuk melacak potensi kita. Karena
bisa jadi sangat banyak potensi yang kita miliki tanpa kita sadari, sehingga
tidak berhasil kita gali.
Keempat, berani mengambil risiko. Keberanian dalam mengambil risiko ini
penting, sebab daripada menyerah pada rasa takut alangkah lebih baik
belajar mengambil risiko yang masuk akal. Cobalah menerima tantangan,
kendati terasa menakutkan atau menciutkan hati. Cari dukungan sebanyak
mungkin.
Dengan melakukan hal ini, kita akan mendapat banyak peluang yang tak
ternilai harganya. Namun jangan lupa, ketika mencoba sesuatu kita harus
siap dengan hasil yang sesuai atau tidak sesuai dengan keinginan.
Kalau hasilnya tak sesuai dengan keinginan, bisa jadi itulah yang terbaik
menurut Allah Azza wa Jalla. Kalau kita sudah mencoba, maka niatnya saja
sudah menjadi amal. Orang yang gagal adalah orang yang tak pernah berani
mencoba. Bukankah menaiki anak tangga kelima puluh harus diawali
dengan tangga pertama?
Kelima, tolaklah saran negatif. Bisa jadi, tidak semua orang di sekitar kita
memberikan dorongan, dukungan, dan bersikap positif pada kita. Sebagian
dari orang yang ada di sekitar kita mungkin berpikiran negatif. Hal inilah
yang tak jarang malah melunturkan rasa percaya diri kita dengan
mempertanyakan kemampuan, pengalaman, dan aspirasi-aspirasi kita.
Dengan demikian, mungkin ada baiknya jika kita sedikit mengambil jarak
dengan sebijak mungkin bila ada pihak-pihak yang mencoba melunturkan
kepercayaan diri kita. Keenam, ikuti saran positif. Rasa percaya diri
merupakan sifat "menular". Artinya, jika kita dikelilingi oleh orang-orang
yang memiliki cara pandang positif, bersemangat, optimis, dsb, maka kita
memiliki kecenderungan untuk meniru sifat tersebut.
Karena itu, carilah lingkungan yang bisa memotivasi kita untuk sukses. Kita
harus mulai senang bergaul dengan orang-orang yang mempunyai
kemampuan untuk bangkit. Bergaul dengan orang-orang yang percaya diri
akan berbeda dibandingkan bergaul dengan orang-orang yang gagal. Sebab
bergaul dengan orang-orang yang percaya diri, Insya Allah semangatnya
akan menular kepada diri kita.
Ketujuh, jadikan keresahan sebagai kawan. Banyak peristiwa atau saat-saat
dalam kehidupan yang dapat membuat kita mengalami rasa cemas atau
gelisah. Akibatnya, kita mengalami krisis percaya diri. Saat itulah kita
harus mulai mengingatkan diri sendiri bahwa rasa cemas dan gelisah
merupakan kawan. Tingkatkan energi, tajamkan kecerdasan, tinggikan
kewaspadaan, dan kembangkan pancaindera. Daripada menyia-nyiakan
energi untuk kecemasan yang sia-sia, lebih baik menghadapi tantangan itu
secara tegas dan efektif.
Sesudah perhitungan kita matang, selanjutnya kepercayaan diri akan
bertambah dengan memperkokoh ibadah dan doa, karena doa dan ibadah
dapat mengundang pertolongan Allah. Semakin kokoh ibadah kita, shalat
kita, makin kuat doa-doa kita, dan keyakinan kita dengan pertolongan Allah,
maka itu bisa meningkatkan percaya diri.
Kita harus benar-benar menyadari bahwa Allah menciptakan kita benarbenar
dengan perhitungan dan pertimbangan Yang Mahacermat. Seperti di
firmankan Allah SWT dalam Quran surat at-Tiin ayat 4, "La qad khalaqnal
insaana fii ahsani taqwiim" (Sungguh Kami telah menciptakan manusia
dalam bentuk yang sebaik-baiknya). Wallahu a`lam.n deny riana/mqp
Sumber : http://www.republika.co.id/



 Kata Bijak Kata Mutiara Kata Hikmah Kata Nasehat Berikut ini adalah kisah atau dongeng menarik yang cocok untuk di sampaikan kepada anak anak, remaja, pemuda bahkan pada orang tua, pria muda dan wanita. Kisah hikmah, Kisah renungan bisa membuat kita sadar dan bisa jadi hiburan, begitu pula dengan kisah lucu, cerita humor yang bisa di jadikan hiburan juga sebagai pelajaran.  Saya berharap dengan kisah ini nantinya kita semua bisa mengambil hikmah dan pelajaran untuk kemudian kita ambil hikmahnya sebagai bekal untuk hidup baik di masa sekarang dan yang akan datang, amin... Selamat Membaca dan semoga bermanfaat. Jangan lupa jika kisah ini bagus dan bermanfaat silahkan beritahu teman jika kurang bermanfaat silahkan hubungi admin . →←®™

Kiat Sukses Membangun Kepercayaan Diri Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Majalah Bisnis